Jumat, 29 Maret 2013

Batterey

 Prinsip Kerja Battery

Battery adalah suatu alat electrochemical yang dapat merubah energi kimia menjadi energi listrik melalui reaksi kimia kelistrikanm, yang kelompokkan menjadi primary cell dan secondary cell.

Primary Cell

Ketika pelat tembaga dan pelat seng dicelupkan ke dalam laturan asam sulfur, maka seng itu akan melebur oleh menjadi ion seng (Zn++) yang mempunyai muatan listrik positive (+), karena itulah muatan listrik negative (-) akan dikumpulkan dari pelat seng-nya. Kemudian Ion hydrogen (H+) akan bergerak ke pelat tembaga karena adanya daya tolak dari ion seng. Karena itulah, ion hydrogen akan memberikan muatan positive (+) ke pelat tembaga, sehingga pelat tembaga tersebut akan mempunyai muatan positive. akibatnya, akan timbul perbedaan tegangan antara pelat seng dan pelat tembaga.
Dengan menghubungkan beban external (resistor) antara pelat tembaga dan pelat seng, maka aliran listrik akan mengalir dari pelat tembaga ke pelat seng melalui beban external. Dengan menggunakan alat ini, energi kimia akan dirubah ke energi listrik. Untuk primary cell, setelah sekali arus ini dikeluarkan, maka arus tidak dapat diisi kembali (recharged).

Secondary Cell

secondary cell umumnya disebut sebagai storage battery, yang dapat mengembalikan kembali fungsi battery dengan cara pengisian kambali setrum yang telah dikeluarkan. Pada kendaraan secondary cell ini adalah yang paling banyak digunakan. Pada saat beban listrik dihubungkan ke terminal battery, maka akan dihasilkan tegangan melalui reaksi kimia antara pelat electrode electrolyte di dalam battery.
Storage battery umumnya adalah lead-acid battery yang dilarutkan oleh asam belerang yangdigunakan untuk electrolyte, lead peroxide digunakan untuk pelat positive (anode) dan pure lead digunakan untuk pelat negative (cathode).


Maksud Pemakaian Battery

Battery dapat membuat energi listrik dan energi kimia melalui penggunaan material pelat electrode dan electrolyte (disebut dengan discharging). Battery juga dapat menyimpan energi listrik ke dalam energi kimia (disebut dengan charging). hal-hal yang diperlukan sebuah battery adalah sebagai berikut.
􀂃 Ukurannya harus kecil, ringan dan tahan lama.
􀂃 Tahan terhadap gunjangan dan mudah dikontrol.
􀂃 Mempunyai kapasitas yang besar dan harganya cukup murah.
Fungsi battery untuk kendaraan harus bisa mengikuti kondisi sebagai berikut ;.
􀂃 Harus bisa mensuplai seluruh peralatan listrik yang ada pada kendaraan.
􀂃 Apabila alternator mengalamai kerusakan, battery harus bisa dipakai sebagai sumber listrik pada saat kendaraan melaju.
􀂃 Harus dapat mengatur kesimbangan antara output dari alternator dan beban pemakain.

Namun begitu, battery bukanlah merupakan sumber utama untuk peralatan elektrik yang ada pada kendaraan. Ada satu tambahan peran lagi ketika mesin dihidupkan dan pada saat output elektrik pada alternator lebih kecil dari output battery. Untuk itulah, hal yang paling penting diperlukan dari peran battery adalah untuk menghidupkan mesin secara optimal.